<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Widya Family&#039;s Blog &#187; Wisata Religi</title>
	<atom:link href="http://widyani.org/tag/wisata-religi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://widyani.org</link>
	<description>Catatan dan Informasi Seputar Manajemen Keluarga</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Oct 2010 08:57:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya</title>
		<link>http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-cheng-ho-di-surabaya.html</link>
		<comments>http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-cheng-ho-di-surabaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 16:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita di Surabaya, baik dalam rangka menjalankan roda bisnis atau sekedar melancong, tiada lengkap kalau belum menengok dan mampir ke masjid Cheng Ho. Bagi umat muslim dan khususnya muslim keturunan Tionghoa, nama Laksamana Cheng Ho pasti tidak asing di telinga. Nah, masjid Cheng Ho ini didirikan oleh yayasan M Cheng Ho, sebagai bentuk penghormatan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-agung-demak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wisata Religi Masjid Agung Demak'>Wisata Religi Masjid Agung Demak</a></li><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/masjid-menara-kudus-yang-unik-dan-khas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas'>Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita di Surabaya, baik dalam rangka menjalankan roda bisnis atau sekedar melancong, tiada lengkap kalau belum menengok dan mampir ke masjid Cheng Ho. Bagi umat muslim dan khususnya muslim keturunan Tionghoa, nama Laksamana Cheng Ho pasti tidak asing di telinga. Nah, masjid Cheng Ho ini didirikan oleh yayasan M Cheng Ho, sebagai bentuk penghormatan atas kiprah dan dakwah Laksamana Cheng Ho dalam penyebaran agama Islam di Nusantara. Gimana, sudah mulai penasaran khan ..?<span id="more-190"></span></p>
<div id="attachment_191" class="wp-caption alignright" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-191" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/12/masjid-cheng-ho-150x150.jpg" alt="Masjid Cheng Ho Surabaya" width="150" height="150" /><p class="wp-caption-text">Masjid Cheng Ho Surabaya</p></div>
<p>Masjid Cheng Ho, tepatnya didirikan pada 10 maret 2002, yang diprakarsai para sesepuh muslim keturunan Tionghoa yang tergabung dalam PITI dan Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho serta para sesepuh muslim Tionghoa di Surabaya. Peletakan batu pertama tepat pada Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada tanggal 15 Oktober 2001 dan selesai dikerjakan / dapat digunakan untuk beribadah pada tanggal 13 Oktober 2002. Selanjutnya, masjid Cheng Ho diresmikan oleh menteri agama RI saat itu, bp. Said Agil Husain Al-Munawar pada tanggal 28 Mei 2003.</p>
<p>Ketika pertama kali melihatnya kita akan dibuat takjub dengan arsitekturnya, begitu indah dan menawan. Sebuah bangunan masjid yang mirip dengan klenteng ( baca: tempat peribadatan umat Tri Dharma ). Masjid Cheng Ho memiliki desain dengan warna yang didominasi merah, hijau dan kuning, sebagaimana layaknya nuansa Tiongkok, dengan pintu masuk yang menyerupai pagoda lengkap dengan relief naga dan patung singa dari lilin. Namun jika kita teliti lebih dekat dan jeli, kita akan mendapati lafadz “ Allah “ di puncak pagoda. Dengan symbol ini, menunjukan bahwa bangunan ini adalah sebuah masjid bukan kelenteng.</p>
<p>Perpaduan gaya Tiongkok, Arab dan Jawa terasa pada arsitektur masjid Cheng Ho ini, konon katanya di ilhami dari arsitektur masjid Niu Jie di Beijing. Bagian utama masjid Cheng Ho sangat kental dengan nuasa Tiongkok baik dilihat dari bentuk, raut, warna dan ornamen yang menghiasi. Jika kita melihat atap utama masjid, tersusun tiga lapis seperti pagoda dengan puncak seperti mahkota mirip dengan gaya arsitektur Hindu – Jawa.</p>
<p>Budaya Tiongkok juga terasa pada tatanan arsitektur masjid Cheng Ho, semisal atap masjid yang berbentuk segi delapan atau pat kwa, yang dalam numerology Tiongkok kuno diartikan sebagai keberuntungan atau kejayaan. Dimensi bangunan utama, seluas 11&#215;9 meter, dengan makna 11 sebagai ukuran ka’bah pada awal pembangunannya dan angka 9 merupakan symbol wali songo, penyebar agama Islam di Nusantara dan Jawa pada khususnya. Anak tangga di bagian serambi masjid berjumlah 5, yang diartikan sebagai rukun Islam sedangkan anak tangga di bagian dalam masjid berjumlah 6, yang diartikan sebagai rukum Iman.</p>
<div id="attachment_192" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-192" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/12/masjid-cheng-ho-2-150x150.jpg" alt="   " width="150" height="150" /><p class="wp-caption-text">   </p></div>
<p>Masjid Cheng Ho dibangun dengan konsep tanpa pintu sebagai symbol keterbukaan. Artinya, siapapun dan dari etnis apapun berhak menggunakan masjid ini untuk beribadah sehingga diharapkan dapat menjembatani segala perbedaan yang ada dalam masyarakat Indonesia. Pada sisi utara masjid Cheng Ho, terdapa relief Muhammad Cheng Ho bersama armada kapalnya yang tangguh dalam mengarungi samudra Hindia. Pesan yang terkandung dalam relief ini, bahwa keturunan Tionghoa di Indonesia, agar tidak risih dan sombong sebagai orang Islam, bukan menjadi hal yang aneh dan luar biasa karena hal itu telah terjadi 600 tahun yang lalu.</p>
<p>Jika kita hendak ke masjid Cheng Ho juga tidak terlalu sulit untuk ditempuh, letaknya yang ditengah kota Surabaya, membuat kita mudah untuk mencarinya. Jika kita mengenal dan mengetahui komplek THR dan Hi-Tech Mall Surabaya serta makam Pahlawan Kusuma Bangsa, adalah acuan yang tepat untuk menuju ke arah masjid Cheng Ho. Letaknya persis dibelakang komplek makam pahlawan Kusuma Bangsa, tepatnya di jalan Gading no. 2, Kelurahan Ketabang Kali, Kecamatan Genteng, Surabaya, tepatnya di komplek PITI.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-agung-demak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wisata Religi Masjid Agung Demak'>Wisata Religi Masjid Agung Demak</a></li><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/masjid-menara-kudus-yang-unik-dan-khas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas'>Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-cheng-ho-di-surabaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas</title>
		<link>http://widyani.org/wisata-keluarga/masjid-menara-kudus-yang-unik-dan-khas.html</link>
		<comments>http://widyani.org/wisata-keluarga/masjid-menara-kudus-yang-unik-dan-khas.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 03:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Khas Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Masjid Al Aqsa atau masjid Raya Al Manar yang lebih dikenal masyarakat sebagai masjid Menara Kudus, adalah salah satu masjid dengan karakteristik unik dalam arsitekturnya dan bahkan memiliki ciri khusus yang diluar pakem dalam pembangunan masjid di jazirah Arab. Terdapatnya bangunan menara dilingkungan masjid dengan desain yang unik, membuatnya lebih dikenal masyarakat sebagai masjid Menara [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-agung-demak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wisata Religi Masjid Agung Demak'>Wisata Religi Masjid Agung Demak</a></li><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-cheng-ho-di-surabaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya'>Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya</a></li><li><a href='http://widyani.org/koleksi_masakan/resep-masakan-khas-tradisional-pindang-kudus.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Resep Masakan Khas Tradisional &#8211; Pindang Kudus'>Resep Masakan Khas Tradisional &#8211; Pindang Kudus</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Masjid Al Aqsa</strong> atau masjid <strong>Raya Al Manar</strong> yang lebih dikenal masyarakat sebagai masjid <strong>Menara Kudus</strong>, adalah salah satu masjid dengan karakteristik unik dalam arsitekturnya dan bahkan memiliki ciri khusus yang diluar pakem dalam pembangunan masjid di jazirah Arab. Terdapatnya bangunan menara dilingkungan masjid dengan desain yang unik, membuatnya lebih dikenal masyarakat sebagai masjid Menara Kudus. Sebagaimana masjid – masjid di Jawa yang memiliki desain unik, seperti masjid Demak – lihat tulisan pada <a title="Wisata Religi Masjid Agung Demak" href="http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-agung-demak.html" target="_blank">wisata religi masjid Agung Demak</a>, begitu pula masjid Menara Kudus, memiliki keunikan baik dari segi desain maupun sejarahnya.<span id="more-110"></span></p>
<p><em> </em></p>
<p>Masjid Al Aqsa atau masjid Menara Kudus<em> </em>lokasinya berada di Kauman, Kecamatan Kota, sekitar 1,5 km ke arah barat pusat kota ( Simpangtujuh ). Jika kita berkunjung ke Kudus, tiada lengkap kunjungan kita kalau belum mengunjungi masjid Menara Kudus, yang sudah menjadi salah satu landmark kota Kudus. Letaknya yang tidak jauh dari pusat kota, membuat masjid Menara Kudus ramai dikunjungi orang setiap harinya.</p>
<div id="attachment_111" class="wp-caption aligncenter" style="width: 311px"><img class="size-full wp-image-111" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/11/masjid_menara.jpg" alt="Masjid Al Aqsa - Menara Kudus" width="301" height="173" /><p class="wp-caption-text">Masjid Al Aqsa - Menara Kudus</p></div>
<p>Sejarah berdirinya masjid Menara Kudus, tidak lepas dari peran <strong>Sunan Kudus</strong> sebagai pendiri dan pemrakarsa. Sebagaimana para wali songo yang lainnya, Sunan Kudus memiliki cara yang amat bijaksana dalam dakwahnya. Diantaranya, beliau mampu melakukan adaptasi dan pribumisasi ajaran Islam ditengah masyarakat yang telah memiliki budaya mapan dengan mayoritas beragama Hindu dan Budha. Cara inilah yang diakui oleh banyak kalangan tokoh agama dan budayawan sebagai salah satu kunci sukes dakwah Sunan Kudus  dan  wali songo dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara.</p>
<p>Pencampuran budaya Hindu dan Budha dalam dakwah yang dilakukan Sunan Kudus, salah satunya dapat kita lihat pada masjid Menara Kudus ini. Bangunan menara, sebagai salah satu elemen yang menonjol, mengadopsi model bangunan ibadah umat Hindu dan Budha. Bangunan menara, tersusun dari batu bata dengan bagian kepala menara berbentuk atap tumpang atau tajuk dari kayu jati dengan empat saka guru. Dibagian atas menara, diletakkan bedug dan kentongan sebagai pertanda waktu dan even tertentu. Nah, di Kudus dikenal tradisi “dandangan”, sebuah tradisi menandai diawalinya puasa Ramadhan dan pada saat itulah bedug dan kentongan itu dibunyikan. ( ah, jadi ingat, waktu kecil masih suka diajak orang tua dan kakak ke menara, hanya untuk mendengarkan bunyi bedug dan menikmati ramainya pesta rakyat pada acara dandangan ).</p>
<div id="attachment_112" class="wp-caption alignleft" style="width: 248px"><img class="size-full wp-image-112" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/11/detail_menara.JPG" alt="Detail Menara Kudus" width="238" height="302" /><p class="wp-caption-text">Detail Menara Kudus</p></div>
<p><em> </em></p>
<p>Tidak hanya sampai disitu, dilingkungan masjid Menara Kudus, terdapat gapura yang mirip dengan bangunan candi, yang tersusun dari batu bata tanpa semen, yang merupakan ciri khas candi di Jawa Timur. Ada juga tempat wudlu yang berupa pancuran yang berjumlah delapan dengan arca yang diletakkan diatasnya ( sekarang masih nggak ya .. ? ), konon mengadaptasi dari keyakinan Budha, “Delapan jalan kebenaran” atau “Asta Sanghika Marga”.<em> </em><br />
Tidak hanya menara, bangunan-bangunan di sekeliling masjid juga banyak yang mirip dengan bangunan candi. Gapura di depan masjid yang tersusun dari batu bata tanpa semen tidak lain merupakan ciri khas candi di Jawa Timur. Ada juga pancuran untuk wudhu yang berjumlah delapan. Di atas pancuran itu diletakkan arca. Jumlah delapan pancuran, konon mengadaptasi keyakinan Buddha, yakni &#8216;Delapan Jalan Kebenaran&#8217; atau Asta Sanghika Marga.</p>
<p>Menurut sejarah dan tanda – tanda yang terdapat di masjid Menara Kudus, ada keyakinan bahwa masjid ini didirikan pada tahun 956 H atau 1549 M. Hal ini dapat diketahui dari enkripsi ( sandi ) pada batu yang lebarnya 30 cm dan panjang 46 cm yang terletak pada mihrab masjid yang ditulis dalam bahsa Arab.</p>
<p>Sudah ya ceritanya sampai disini, kalau kepanjangan bisa menimbulkan kebosanan. Yang terpenting, bahwa kita sebagai bangsa memiliki budaya yang beraneka dan sudah sewajarnya dijaga dan dilestarikan. Nah, jika masih penasaran dengan keelokan dan keunikan masjid Menara Kudus, silakan berkunjung dan jangan lupa, nikmati juga kuliner khas Kudus, seperti <a title="Resep Pindang Kudus" href="http://widyani.org/koleksi_masakan/resep-masakan-khas-tradisional-pindang-kudus.html" target="_blank">Nasi Pindang</a>, Soto Kudus dan Sate Kerbau.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-agung-demak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wisata Religi Masjid Agung Demak'>Wisata Religi Masjid Agung Demak</a></li><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-cheng-ho-di-surabaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya'>Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya</a></li><li><a href='http://widyani.org/koleksi_masakan/resep-masakan-khas-tradisional-pindang-kudus.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Resep Masakan Khas Tradisional &#8211; Pindang Kudus'>Resep Masakan Khas Tradisional &#8211; Pindang Kudus</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/wisata-keluarga/masjid-menara-kudus-yang-unik-dan-khas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisata Religi Masjid Agung Demak</title>
		<link>http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-agung-demak.html</link>
		<comments>http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-agung-demak.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 07:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Masjid Demak, sebagai salah satu masjid tua di Indonesia yang memiliki sejarah yang tak terpisahkan dalam penyebaran agama Islam di Nusantara. Masjid Agung Demak, demikian orang biasa menyebutnya, didirikan pada masa kesultanan Demak Bintoro dengan pucuk pimpinan Raden Fatah ( sebagai raja Demak pertama ).
Menurut sejarah, Masjid Agung Demak didirikan secara bersama – sama oleh [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-cheng-ho-di-surabaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya'>Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya</a></li><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/masjid-menara-kudus-yang-unik-dan-khas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas'>Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masjid Demak, sebagai salah satu masjid tua di Indonesia yang memiliki sejarah yang tak terpisahkan dalam penyebaran agama Islam di Nusantara. Masjid Agung Demak, demikian orang biasa menyebutnya, didirikan pada masa kesultanan Demak Bintoro dengan pucuk pimpinan <strong>Raden Fatah</strong> ( sebagai raja Demak pertama ).</p>
<p>Menurut sejarah, Masjid Agung Demak didirikan secara bersama – sama oleh Wali Songo. Arsitektur Masjid Agung Demak sangat unik dan berbeda dengan arsitek masjid pada umumnya di jazirah Arab yang identik dengan kubah. <span id="more-82"></span>Masjid Agung Demak material utama bangunan dari kayu jati dan beratapkan sirap yang ditopang dengan empat buah soko guru ( tiang utama ). Uniknya dari Masjid Agung Demak, atapnya bersusun tiga berbentuk segitiga sama kaki mirip dengan pura umat Hindu. Atap susun tiga sebagai wujud akulturasi budaya setempat kala itu, diyakini juga memiliki makna khusus yang melambangkan tingkat orang iman, yaitu <strong>Mukmin</strong>, <strong>Muslim</strong> dan <strong>Muhsin</strong> ( ingat <em>konsep 3I umat Islam : Iman, Islam dan Ihsan</em> ).</p>
<div id="attachment_83" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-83" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/11/masjid_demak-300x225.jpg" alt="Masjid Agung Demak" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Masjid Agung Demak</p></div>
<p>Pembangunan Masjid Agung Demak penuh dengan legenda, salah satunya adalah perihal soko guru dan atap sirap masjid. Konon menurut legenda, masing – masing soko guru adalah hasil karya para wali, yaitu Sunan Ampel, Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga. Salah satu soko guru, hasil karya Sunan Kalijaga tidak terbuat dari kayu utuh sebagaimana layaknya tiang utama, melainkan dari potongan kayu ( oleh masyarakat biasa disebut tatal ) yang disusun dan diikat. Begitu pula dengan atap sirapnya, dalam masyarakat Demak dan sekitarnya terdapat cerita bahwa salah satu atap sirap Masjid Agung Demak terbuat dari intip ( kerak nasi liwet ) hasil karya Sunan Kalijaga.</p>
<p>Sebagaimana konsep tata kota di Jawa pada umumnya ( masih menurut cerita masyarakat, hasil karya para wali ),  Masjid Agung Demak terletak dipusat kota Demak menghadap ke alun – alun yang luas yang digunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat. Terletak pada lingkungan pusat pemerintahan dan sarana – sarana pendukung lainnya. Di sebelah area Masjid Agung Demak terdapat komplek makam para raja – raja Demak Bintoro, diantaranya adalah makam R. Patah, ibunda R. Patah ( putri Campa ), R. Trenggono dan R. Patiunus.</p>
<div id="attachment_84" class="wp-caption alignright" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-84" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/11/menara_masjid_demak-150x150.jpg" alt="Menara Masjid Agung Demak" width="150" height="150" /><p class="wp-caption-text">Menara Masjid Demak</p></div>
<p>Menurut pada ahli dan babad Demak, Masjid Agung Demak didirikan pada tahun Saka 1399 ( 1477 ) yang ditandai oleh <em>Candrasengkala</em> ( kata – kata Jawa Kuno yang melambangkan arti angka yang disusun dari belakang ) “<strong><em>Lawang Trus Gunaning Janmi</em></strong>”.</p>
<p>Rasanya tidak lengkap, jika kita sudah melewati atau berkunjung ke Demak tidak mampir atau mengunjungi Masjid Agung Demak yang penuh dengan sejarah dan legenda serta memiliki arsitektur unik. Letaknya sangat strategis, dijamin kita tidak akan pernah kesasar ( namanya juga dipusat kota Demak ), karena semua warga Demak pasti mengenalinya, iya nggak ..?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-cheng-ho-di-surabaya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya'>Wisata Religi Masjid Cheng Ho di Surabaya</a></li><li><a href='http://widyani.org/wisata-keluarga/masjid-menara-kudus-yang-unik-dan-khas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas'>Masjid Menara Kudus yang Unik dan Khas</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/wisata-keluarga/wisata-religi-masjid-agung-demak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

