• Kurs Valuta Asing

    Nilai Tukar Rupiah

Widya Family's Blog

Catatan dan Informasi Seputar Manajemen Keluarga

Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya

Author : Bunda

Sosialisasi adalah hal yang vital dalam membentuk pribadi yang baik bagi anak – anak kita. Sehingga hubungan pertemanan sebagai salah satu bentuk sosialisasi yang mereka lakukan, patut mendapat dukungan dan perhatian dari kita. Nah, ada kalanya dalam hubungan pertemanan yang mereka lakukan, terdapat gesekan – gesekan dan perbedaan kepentingan yang berujung pada sebuah konflik antar mereka. Namun jangan panik, sebagaimana pada diskusi sebelumnya, bahwa setiap konflik yang diatasi dengan cara yang benar memiliki nilai manfaat yang sangat baik bagi perkembangan mental mereka.

Ketika konflik terjadi pada anak – anak, kita tidak boleh langsung melakukan intervensi. Berikan sebuah kepercayaan pada mereka untuk menyelesaikannya dengan tetap dalam pengawasan kita. Jika sebuah kekerasan dan kata – kata yang tidak semestinya keluar dari mulut mereka, saat itulah kita melakukan intervensi. Berikut adalah tips – tips yang harus diingat bagi setiap orang tua dalam menghadapi anak yang ada konflik dengan temannya.

  1. Kita tidak boleh serta merta menyalahkan salah satu diantara mereka. Karena jika hal ini kita lakukan, akan memiliki dampak negative bagi mereka yang kita persalahkan. Sebut saja salah satu, anak tersebut akan menganggap dirinya selalu salah dan menjadi pengikut bagi temannya.
  2. Kita harus bersikap adil, karena ketika konflik terjadi, mereka akan ngotot dengan pendapat masing – masing adalah yang paling benar. Jelaskan, bahwa setiap perbedaan yang terjadi diantara mereka bisa memiliki dampak yang positif. Bisa jadi kedua pendapat adalah benar hanya sudut pandangnya saja yang berbeda.
  3. Berikanlah mereka waktu beberapa menit untuk menenangkan diri, agar letupan emosionalnya mereda dan lebih relaks untuk diajak bicara.
  4. Bila mereka telah relaks dan bisa diajak bicara dengan tenang, kita bisa mencoba untuk bernegosiasi. Misal jika mereka berebut mainan, kita ajak mereka untuk bergantian dan sebagainya.
  5. jika ada salah satu pendapat yang salah, cobalah  beri pengertian dengan lembut dan elegan, sehingga kita dapat mengajarkan sikap sportif pada mereka.

Inti dari semua itu adalah bagaimana kita bisa mendidik anak – anak kita untuk lebih bersikap menghargai satu sama lain. Untuk menghindari kekerasan dalam pergaulan, kita harus ajarkan pada mereka sedini mungkin untuk belajar berargumentasi dan berani mengungkapkan perbedaan lewat kata – kata. Sehingga penyelesaian konflik antar mereka dengan kekerasan dapat dihindari semaksimal mungkin.

Categories: Pola Asuh Anak
 
Alexander6 at 09:41 on 16 July 2011