• Kurs Valuta Asing

    Nilai Tukar Rupiah

Widya Family's Blog

Catatan dan Informasi Seputar Manajemen Keluarga

Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi

Author : Bunda

Kami pernah merasa kebingungan tatkala si kecil menangis. Apakah gerangan rahasia dan alasan serta sebab mengapa si kecil menangis ..? Si Kecil adalah anak pertama kami saat itu, dan merupakan pengalaman pertama kami menimang bayi. Sudah pasti, kami kekurangan pengetahuan untuk itu, apalagi hal itu diluar dari perkiraan hal yang harus kami persiapkan dan kami ketahui. Ternyata, hal yang kami anggap sepele, vital bagi kami dalam merawat dan mengerti bagaimana si kecil berperilaku. Mungkin hal yang kami alami tersebut juga dialami pasangan muda lainnya. Maka yang terpenting kita tidak perlu panik dan persiapkan diri, baik mental ( yang meliputi pengetahuan tentang bayi ) dan material. Ringkasan singkat ini mungkin akan berguna bagi pasangan muda lain, agar kita sebagai orang tua memahami betul bentuk komunikasi si kecil dengan orang sekelilingnya.

Menangis adalah salah satu cara bagi si kecil berkomunikasi terhadap keluhan dan permintaan serta memberitahukan kondisinya pada orang disekitarnya.  Walaupun tanpa sepatah kata, si kecil berusaha menyampaikan, berbicara dan berkomunikasi dengan cara menangis. Jadi menangis adalah wajar dan hal yang harus kita cari tahu alasannya. Dengan mengetahui alasan dan mengapa si kecil  menangis, berarti kita telah berhasil mengerti dan mampu menangkap cara si kecil berkomunikasi.

Rahasia dan Alasan Bayi Menangis

Rahasia dan Alasan Bayi Menangis

Bayi belum dapat berkomunikasi secara verbal dan hal  itu menyebabkan banyak orang tua yang khawatir, ada apa dan mengapa si kecil menangis. Seiring berjalannya waktu, dengan memperhatikan dan mengamati perilaku si kecil, orang tua akan berhasil mengerti apa yang dikomunikasikan dan mengetahui apa yang dibutuhkannya. Berikut adalah alasan umum mengapa si kecil menangis, lihat detailnya pada uraian dibawah.

  1. Alasan klasik yang umum ketika bayi menangis adalah lapar. Tanda – tanda bayi yang menangis karena lapar adalah ia nampak gelisah, membuka mulutnya dan mengisap jari serta mencoba memegang payudara ketika sang ibu menggendongnya. Jika hal ini terjadi, segera susui sang bayi sebelum tangisannya menjadi. Mungkin ia tidak akan langsung berhenti menangis, biarkan ia terus menyusu dan tangisannya akan berangsur berhenti begitu ia mulai merasa kenyang.
  2. Alasan umum lainnya mengapa bayi menangis adalah ia meminta popoknya diganti karena merasa tidak nyaman. Untuk itu segeralah periksa kemungkinan ada masalah dengan popoknya baik itu basah karena pipis atau karena buang air besar. Hal terkadang tidak bermasalah bagi sebagian bayi yang lain. Ada beberapa bayi yang tidak menangis ketika ada masalah dengan popoknya tatkala ia pipis atau buang air besar.
  3. Alasan lain bayi menangis adalah ia merasa kepanasan atau kedinginan. Bayi ketika baru lahir ia akan membutuhkan kehangatan, karena ia sudah berbiasa dilingkungan yang hangat ketika dalam rahim. Ciri utama ketikan si kecil menangis karena kedinginan, ia akan menangis dan mengekspresikannya ketika kita berusaha melepas pakaiannya. Hal ini juga terjadi ketika ia merasa kepanasan, pastikan suhu dan lingkungan si kecil pada suhu yang nyaman.
  4. Alasan lain mengapa bayi menangis adalah karena ia kangen dan ingin dalam gendongan ibunya atau orang yang dikenalinya. Bayi mengenali ibunya / orang tuanya dengan mengenali degup jantung dan baunya atau menciup bayi ASI ibunya. Pastikan ketika ia menangis, sang ibu mengendong dan mendekapnya sehingga ia mampu mengenali dan merasa nyaman dalam dekapan sang ibu.
  5. Lelah adalah alasan lain bayi menangis. Ini mungkin hal yang diluar pengetahuan dan prediksi pasangan muda. Masak bayi yang masih kecil tahu lelah ..? Bayi memang butuh banyak perhatian, tetapi jika rangsangan yang ia terima terlalu banyak, ia juga akan merasa kewalahan dalam memprosesnya. Salah satu cara bagi dia untuk mengatakan cukup adalah dengan menangis. Cirinya, ia akan segera tenang setelah kita bawa ketempat yang agak sepi dan mendekap serta berusaha menidurkannya.
  6. Bayi juga bisa merasakan kebosanan. Salah satu cara dia mengkomunikasikan dan mengekspresikannya adalah dengan tangisan. Segera gendong dan bawa berjalan – jalan sambil dendangkan nyanyian. Kalau memang karena kebosanan, ia akan segera tenang dan berhenti menangis.
  7. Alasan lain jika pada hal – hal sebagaimana diatas tidak terjadi, adalah ia menangis karena sakit. Segera periksa suhu tubuhnya dan periksa dengan detail seluruh anggota tubuhnya. Seiring berjalannya waktu, pada akhirnya orang tua akan mampu membedakan tangisan si kecil ketika ia lapar / gelisah atau capek dengan ketika ia sakit.

Jika kita menjumpai bayi sedang menangis, tidak perlu panik dan takut, itu kata orang tua dan psikolog anak serta DSA. Pastikan hal – hal diatas yang memungkinkan ia menangis. Dengan tenang kita dapat mengenali dan mengamati serta mengevaluasi mengapa si kecil menangis. Mari lebih mengenal bayi kita dengan cara mereka berkomunikasi, menangis. Sampai si kecil dapat mengungkapkan apa yang ia inginkan dengan kalimat verbal.

Sumber :

  • Diambil dan dirangkum dari berbagai sumber diantaranya : Baby Care Directory dan beberapa majalah keluarga.
Categories: Pola Asuh Anak