• Kurs Valuta Asing

    Nilai Tukar Rupiah

Widya Family's Blog

Catatan dan Informasi Seputar Manajemen Keluarga

Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya

Author : Bunda

Sebagai orang tua, kita pasti mengalami banyak lika – liku dalam membimbing anak, suka dan duka akan silih berganti. Adakalanya sang anak membuat kita kecewa, namun perasaan itu tidak boleh kita sikapi dengan perasaan yang negatif. Tips bijak dari orang tua kita, bahwa setiap anak laksana selembar kertas putih, kitalah sebagai orang tua yang memiliki banyak andil, coretan – coretan yang akan menghiasinya. Tiada kalah menariknya, sebuah perumpamaan juga berlaku dalam kasus yang sama, anak bak bongkahan batu berlian, orang tualah yang memiliki peran penting dalam membentuk bongkahan batu menjadi sebuah perhiasan yang mahal harganya.

Kembali ke tema dalam diskusi kali ini, dalam proses sosialisasi  dan pergaulan dengan teman – temannya, anak – anak kita adakalanya menemui sebuah permasalahan yang menimbulkan sebuah konflik. Seketika akan muncul sebuah perasaan cemas dan takut serta panik, jangan – jangan akan membawa dampak negatif dalam proses sosialisasi nantinya. Ok, cemas itu hal yang wajar namun kecemasan berlarut adalah sebuah masalah yang fatal. Sikap yang bijak, beri kesempatan pada anak – anak kita untuk menyelesaikan setiap permasalahan dan konflik yang timbul dalam pertemanan mereka, tentunya dengan tetap kita pantau dan perhatikan. Mengapa ..? karena konflik yang mereka alami juga memiliki dampak positif dalam menempa kematangan jiwa mereka.

Negosiasi Saat Konflik

Negosiasi Saat Konflik

Sebuah konflik yang dialami anak kita, bisa menjadi sebuah pelajaran yang berharga dalam hidupnya, berikut beberapa manfaat yang timbul dari sebuah konflik, jika diatasi dengan benar tentunya.

  1. Dengan adanya konflik dalam pergaulan mereka, mereka akan menyadari ada perbedaan yang terjadi diantara mereka. Dari sini mereka akan belajar untuk saling melontarkan ide dan berargumentasi dalam mengutarakan pendapat masing – masing. Mereka akan belajar berani menyampaikan ide dan menghargai ide orang lain. Pada akhirnya, mereka akan belajar mengambil sebuah keputusan dari setiap perbedaan yang ada pada mereka.
  2. Setelah mereka menyadari ada perbedaan diantara mereka, anak – anak akan belajar untuk mengatasi setiap perbedaan yang ada pada mereka sebagai pemicu konflik diantara mereka. Sehingga mereka akan belajar untuk menyelesaikan konflik dan perbedaan antara mereka.
  3. Setelah semuanya mulai berdamai, anak – anak akan menyadari bahwa masih ada kepentingan orang lain selain dari kepentingannya yang juga harus diperhatikan. Dari sini mereka akan belajar untuk menghargai orang lain.
  4. Setelah anak mampu mengatasi konflik dan menghargai kepentingan orang lain, mereka akan belajar untuk berperilaku positif. Ada perasaan yang selalu dijaga pada setiap anak, mereka tidak ingin kehilangan teman bermain mereka, sehingga mereka akan berusaha menjaga hal tersebut dengan berperilaku yang positif yang dapat menjauhkan dari konflik antara mereka.
  5. Adanya keinginan dan ketakutan kehilangan teman bermain dan persahabatan, konflik akan semakin mempererat hubungan mereka. Karena setiap perbedaan yang timbul diantara mereka, pertemanan akan selalu menjadi acuannya sehingga setiap konflik yang timbul tidak akan berlangsung lama apalagi berlarut – larut.

Masih banyak manfaat yang dapat diambil bila kita sebagai orang tua bisa turut membantu memberikan pengarahan yang tepat bagi anak – anak kita dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul dalam pertemanan mereka. Satu hal yang harus kita ingat, jangan keburu untuk intervensi, berikan mereka kepercayaan untuk menyelesaikan permasalahannya sembari dilakukan monitoring agar dampak negative yang mungkin timbul sedapat mungkin tidak terjadi.

Tiadalah hal yang sempurna didunia ini, mari saling berbagi dalam memberikan yang terbaik untuk keluarga kita. Saran dan kritik serta masukan amat sangat dibutuhkan, demi kelengkapan dan kesempurnaan uraian ini. Sampaikan melalui komentar dibawah, sehingga terbentuk sebuah diskusi yang hidup diantara kita.

Categories: Pola Asuh Anak