<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Widya Family&#039;s Blog &#187; Pola Asuh Anak</title>
	<atom:link href="http://widyani.org/category/pola_asuh_anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://widyani.org</link>
	<description>Catatan dan Informasi Seputar Manajemen Keluarga</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Oct 2010 08:57:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tips dan Trik Menidurkan Bayi</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 14:49:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Kita tentu masih ingat bahwa kenyamanan dan masa istirahat, akan sangat mempengaruhi tingkat pertumbuhan fisik dan mental si bayi. Maka saran yang sering dikeluarkan oleh dokter anak dan orang tua kita, jagalah si bayi agar dapat tidur lelap dan nyaman sesuai dengan perkembangannya. Namun tidak sedikit diantara kita, sebagai orang tua mengalami kesulitan tatkala harus [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis'>Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi'>Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi'>Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita tentu masih ingat bahwa kenyamanan dan masa istirahat, akan sangat mempengaruhi tingkat pertumbuhan fisik dan mental si bayi. Maka saran yang sering dikeluarkan oleh dokter anak dan orang tua kita, jagalah si bayi agar dapat tidur lelap dan nyaman sesuai dengan perkembangannya. Namun tidak sedikit diantara kita, sebagai orang tua mengalami kesulitan tatkala harus menidurkan dan menjaga pola tidurnya agar tercipta tidur yang nyaman dan lelap terutama malam hari. Bahkan diantara kita banyak yang stress menghadapi pola tidur bayi kita diawal – awal kelahirannya. Iya nggak ..?<span id="more-186"></span></p>
<div id="attachment_187" class="wp-caption alignright" style="width: 216px"><img class="size-full wp-image-187" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/12/baby-sleep.jpg" alt="Si Kecil Terlelap dalam Tidurnya" width="206" height="147" /><p class="wp-caption-text">Si Kecil Terlelap dalam Tidurnya</p></div>
<p>Berikut adalah tips dan trik yang dikumpulkan dari berbagai sumber, eksplorasi pengalaman pribadi, membaca buku / majalah, saran dari dokter anak dan petuah dari orang – orang tua. Mungkin ini akan dapat menjadi inspirasi bagi kita sebagai orang tua, untuk lebih mendalam dalam merawat sang  buah hati. Semoga dengan ini, kita dapat leibh menggali dan mengeksplorasi serta mengenali buah hati kita.</p>
<ol>
<li>Tips yang pertama,      kita harus mengajarkan <strong>pola hidup      yang teratur</strong> pada bayi kita, banyak yang menyarankan dimulai pada usia      6 minggu. Pada usis 6 minggu adalah usia yang efektif untuk mulai      mengajarkan bayi tidur sendiri. Kita juga harus mulai memberikan batasan –      batasan dan menerapkan rutinitas pada bayi sehingga akan membantunya untuk      dapat tidur semalaman dengan nyenyak dan lelap.</li>
<li>Sebelum menidurkan      bayi ditempat tidurnya, pastikan <strong>ciptakan      tempat tidur yang nyaman untuknya</strong>. Singkirkan barang – barang yang      dapat mengejutkannya dan kosongkan dari mainan – mainan yang dapat      membuatnya aktif kembali. Ruang tempat tidur, sebaiknya juga dalam      penerangan yang temaram, penerangan yang terlalu terang akan      merangsang  dan menegangkan syaraf –      syaraf penglihatan bayi. Hal ini akan membuatnya sulit untuk terlelap.</li>
<li>Bayi tatkala didalam      rahim sudah terbiasa dalam buaian dan ayunan yang lembut maka kita dapat juga      meniru perlakuan ini pada bayi kita. <strong>Buaian      dan ayunan yang lembut dapat membuatnya gampang mengantuk</strong>. Kita dapat      menciptakan buaian untuknya berupa gendongan dengan ayunan yang lembut,      boks ayun dan lain – lain. <strong>Segera      pindahkan bayi kita ke tempat tidur ketika terlihat mengantuk</strong>.</li>
<li>Terkadang bayi ada      yang rewel tatkala di tempat tidur, kenali penyebabnya dan pastikan jaga      ketenangan disekitarnya. Ada      baiknya, bisikan do’a yang khusyu’ dan ihlas serta senandungkan, banyak      bayi yang tenang dan terlelap secara alami dengannya.</li>
<li>Sebelum tidur,      pastikan bayi pada kondisi yang nyaman, baik itu asupan makanannya ( cukup      kenyang ) dan kondisi badannya. Kita bisa melatih pola hidup yang teratur      padanya, seperti membiasakan minum susu yang cukup kenyang sebelum tidur,      dengan begitu ia akan dapat tidur lelap dan tidak terbangun karena lapar.</li>
<li>Berikan pijatan yang      nyaman dan lembut. Beberapa bayi dan balita yang mendapatkan pijatan      sebelum tidur lebih mudah terlelap.</li>
<li>Berikan pengantar      tidur akan membuatnya rileks dan mengantuk. Mungkin inilah salah satu      sebab orang tua kita sering mendendangkan lagu dan mendongeng tatkala      menina bobokan kita waktu kecil. Rutinitas pengantar tidur yang dapat      dilakukan antara lain: mendongeng, berdendang dan lain – lain.</li>
<li>Tips terakhir, sebenarnya      bukan sebuah tips untuk menciptakan bayi terlelap tetapi lebih tepat untuk      menjaga bayi dalam tidurnya. Jangan mengganti popok bayi saat ia sedang      limbung karena kantuk. Hal ini akan membuatnya terjaga dan rewel. Ada hal lain lagi      yang harus diperhatikan adalah jangan mencium dan mendekapnya dengan gemas      saat ia tidur hal ini akan membuatnya terbangun. Terkadang kita akan      tergoda, begitu melihat bayi kita tidur terlelap dengan lucu.</li>
</ol>
<p>Dari berbagai tips dan trik diatas mungkin tidak cukup bagi kita untuk mengenali dan mengeksplorasi kebiasaan bayi kita. Pergunakan instuisi dan insting kita sebagai orang tua untuk lebih mengenali bayi kita. Karena setiap bayi memiliki bawaan prilaku yang  berbeda – beda disamping juga mendapatkan lingkungan yang berbeda pula. Jika ada saran dan kritik dapat disampaikan via komentar dibawah. Selamat menina bobokan si kecil.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis'>Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi'>Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi'>Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 01:12:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Sosialisasi adalah hal yang vital dalam membentuk pribadi yang baik bagi anak – anak kita. Sehingga hubungan pertemanan sebagai salah satu bentuk sosialisasi yang mereka lakukan, patut mendapat dukungan dan perhatian dari kita. Nah, ada kalanya dalam hubungan pertemanan yang mereka lakukan, terdapat gesekan – gesekan dan perbedaan kepentingan yang berujung pada sebuah konflik antar [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/jangan-panik-konflik-dengan-teman-ada-manfaatnya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya'>Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-membuat-anak-disiplin.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Membuat Anak Disiplin'>Tips Membuat Anak Disiplin</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-rambu-%e2%80%93-rambu-menghukum-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak'>Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sosialisasi adalah hal yang vital dalam membentuk pribadi yang baik bagi anak – anak kita. Sehingga hubungan pertemanan sebagai salah satu bentuk sosialisasi yang mereka lakukan, patut mendapat dukungan dan perhatian dari kita. Nah, ada kalanya dalam hubungan pertemanan yang mereka lakukan, terdapat gesekan – gesekan dan perbedaan kepentingan yang berujung pada sebuah konflik antar mereka. Namun jangan panik, sebagaimana pada diskusi sebelumnya, bahwa setiap konflik yang diatasi dengan cara yang benar memiliki <a href="http://widyani.org/pola_asuh_anak/jangan-panik-konflik-dengan-teman-ada-manfaatnya.html" target="_blank">nilai manfaat yang sangat baik</a> bagi perkembangan mental mereka.<span id="more-178"></span></p>
<p>Ketika konflik terjadi pada anak – anak, kita tidak boleh langsung melakukan intervensi. Berikan sebuah kepercayaan pada mereka untuk menyelesaikannya dengan tetap dalam pengawasan kita. Jika sebuah kekerasan dan kata – kata yang tidak semestinya keluar dari mulut mereka, saat itulah kita melakukan intervensi. Berikut adalah tips – tips yang harus diingat bagi setiap orang tua dalam menghadapi anak yang ada konflik dengan temannya.</p>
<ol>
<li>Kita tidak boleh <strong>serta merta menyalahkan</strong> salah satu      diantara mereka. Karena jika hal ini kita lakukan, akan memiliki dampak      negative bagi mereka yang kita persalahkan. Sebut saja salah satu, anak tersebut      akan menganggap dirinya selalu salah dan menjadi pengikut bagi temannya.</li>
<li>Kita harus <strong>bersikap adil</strong>, karena ketika      konflik terjadi, mereka akan ngotot dengan pendapat masing – masing adalah      yang paling benar. Jelaskan, bahwa setiap perbedaan yang terjadi diantara      mereka bisa memiliki dampak yang positif. Bisa jadi kedua pendapat adalah      benar hanya sudut pandangnya saja yang berbeda.</li>
<li><strong>Berikanlah mereka waktu beberapa menit</strong> untuk menenangkan      diri, agar letupan emosionalnya mereda dan lebih relaks untuk diajak      bicara.</li>
<li>Bila mereka telah      relaks dan bisa diajak bicara dengan tenang, kita bisa mencoba untuk <strong>bernegosiasi</strong>. Misal jika mereka      berebut mainan, kita ajak mereka untuk bergantian dan sebagainya.</li>
<li>jika ada salah satu      pendapat yang salah, cobalah  beri      pengertian dengan lembut dan elegan, sehingga kita dapat mengajarkan sikap      sportif pada mereka.</li>
</ol>
<p>Inti dari semua itu adalah bagaimana kita bisa mendidik anak – anak kita untuk lebih bersikap menghargai satu sama lain. Untuk menghindari kekerasan dalam pergaulan, kita harus ajarkan pada mereka sedini mungkin untuk belajar berargumentasi dan berani mengungkapkan perbedaan lewat kata – kata. Sehingga penyelesaian konflik antar mereka dengan kekerasan dapat dihindari semaksimal mungkin.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/jangan-panik-konflik-dengan-teman-ada-manfaatnya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya'>Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-membuat-anak-disiplin.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Membuat Anak Disiplin'>Tips Membuat Anak Disiplin</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-rambu-%e2%80%93-rambu-menghukum-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak'>Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/jangan-panik-konflik-dengan-teman-ada-manfaatnya.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/jangan-panik-konflik-dengan-teman-ada-manfaatnya.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 19:08:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai orang tua, kita pasti mengalami banyak lika – liku dalam membimbing anak, suka dan duka akan silih berganti. Adakalanya sang anak membuat kita kecewa, namun perasaan itu tidak boleh kita sikapi dengan perasaan yang negatif. Tips bijak dari orang tua kita, bahwa setiap anak laksana selembar kertas putih, kitalah sebagai orang tua yang memiliki [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya'>Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai orang tua, kita pasti mengalami banyak lika – liku dalam membimbing anak, suka dan duka akan silih berganti. Adakalanya sang anak membuat kita kecewa, namun perasaan itu tidak boleh kita sikapi dengan perasaan yang negatif. Tips bijak dari orang tua kita, bahwa setiap anak laksana selembar kertas putih, kitalah sebagai orang tua yang memiliki banyak andil, coretan – coretan yang akan menghiasinya. Tiada kalah menariknya, sebuah perumpamaan juga berlaku dalam kasus yang sama, anak bak bongkahan batu berlian, orang tualah yang memiliki peran penting dalam membentuk bongkahan batu menjadi sebuah perhiasan yang mahal harganya.<span id="more-173"></span></p>
<p>Kembali ke tema dalam diskusi kali ini, dalam proses sosialisasi  dan pergaulan dengan teman – temannya, anak – anak kita adakalanya menemui sebuah permasalahan yang menimbulkan sebuah konflik. Seketika akan muncul sebuah perasaan cemas dan takut serta panik, jangan – jangan akan membawa dampak negatif dalam proses sosialisasi nantinya. Ok, cemas itu hal yang wajar namun kecemasan berlarut adalah sebuah masalah yang fatal. Sikap yang bijak, beri kesempatan pada anak – anak kita untuk menyelesaikan setiap permasalahan dan konflik yang timbul dalam pertemanan mereka, tentunya dengan tetap kita pantau dan perhatikan. Mengapa ..? karena konflik yang mereka alami juga memiliki dampak positif dalam menempa kematangan jiwa mereka.</p>
<div id="attachment_174" class="wp-caption alignright" style="width: 224px"><img class="size-full wp-image-174" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/11/konflik-teman.jpg" alt="Negosiasi Saat Konflik" width="214" height="214" /><p class="wp-caption-text">Negosiasi Saat Konflik</p></div>
<p>Sebuah konflik yang dialami anak kita, bisa menjadi sebuah pelajaran yang berharga dalam hidupnya, berikut beberapa manfaat yang timbul dari sebuah konflik, jika diatasi dengan benar tentunya.</p>
<ol>
<li>Dengan adanya konflik      dalam pergaulan mereka, mereka akan menyadari ada perbedaan yang terjadi      diantara mereka. Dari sini mereka akan belajar untuk saling melontarkan      ide dan berargumentasi dalam mengutarakan pendapat masing – masing. Mereka      akan belajar berani menyampaikan ide dan menghargai ide orang lain. Pada      akhirnya, mereka akan <strong>belajar      mengambil sebuah keputusan</strong> dari setiap perbedaan yang ada pada mereka.</li>
<li>Setelah mereka      menyadari ada perbedaan diantara mereka, anak – anak akan belajar untuk      mengatasi setiap perbedaan yang ada pada mereka sebagai pemicu konflik      diantara mereka. Sehingga mereka akan <strong>belajar      untuk menyelesaikan konflik dan perbedaan antara mereka</strong>.</li>
<li>Setelah semuanya mulai      berdamai, anak – anak akan menyadari bahwa masih ada kepentingan orang      lain selain dari kepentingannya yang juga harus diperhatikan. Dari sini      mereka akan <strong>belajar untuk      menghargai orang lain</strong>.</li>
<li>Setelah anak mampu      mengatasi konflik dan menghargai kepentingan orang lain, mereka akan <strong>belajar untuk berperilaku positif</strong>.      Ada      perasaan yang selalu dijaga pada setiap anak, mereka tidak ingin      kehilangan teman bermain mereka, sehingga mereka akan berusaha menjaga hal      tersebut dengan berperilaku yang positif yang dapat menjauhkan dari      konflik antara mereka.</li>
<li>Adanya keinginan dan      ketakutan kehilangan teman bermain dan persahabatan, konflik akan semakin <strong>mempererat hubungan</strong> mereka. Karena      setiap perbedaan yang timbul diantara mereka, pertemanan akan selalu      menjadi acuannya sehingga setiap konflik yang timbul tidak akan      berlangsung lama apalagi berlarut – larut.</li>
</ol>
<p>Masih banyak manfaat yang dapat diambil bila kita sebagai orang tua bisa turut membantu memberikan pengarahan yang tepat bagi anak – anak kita dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul dalam pertemanan mereka. Satu hal yang harus kita ingat, jangan keburu untuk intervensi, berikan mereka kepercayaan untuk menyelesaikan permasalahannya sembari dilakukan monitoring agar dampak negative yang mungkin timbul sedapat mungkin tidak terjadi.</p>
<p>Tiadalah hal yang sempurna didunia ini, mari saling berbagi dalam memberikan yang terbaik untuk keluarga kita. Saran dan kritik serta masukan amat sangat dibutuhkan, demi kelengkapan dan kesempurnaan uraian ini. Sampaikan melalui komentar dibawah, sehingga terbentuk sebuah diskusi yang hidup diantara kita.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya'>Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/jangan-panik-konflik-dengan-teman-ada-manfaatnya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Merawat Kuku Si Kecil</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-merawat-kuku-si-kecil.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-merawat-kuku-si-kecil.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 12:49:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Merawat Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Awas..! Kuku Si Kecil lumayan tajam, jika kita tidak perhatian dan hati – hati akan dapat melukai wajah Si Kecil atau orang yang berada disekitarnya. Si Kecil yang masih beberapa bulan, pada umumnya mereka masih suka menggerakkan tangannya tidak beraturan. Hal ini sangat riskan melukai wajahnya. Diapun tentunya belum memahami bahwa sentuhan tangan diwajahnya dapat [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/cara-efektif-menjalin-kedekatan-dengan-si-kecil.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cara Efektif Menjalin Kedekatan dengan Si Kecil'>Cara Efektif Menjalin Kedekatan dengan Si Kecil</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awas..! Kuku Si Kecil lumayan tajam, jika kita tidak perhatian dan hati – hati akan dapat melukai wajah Si Kecil atau orang yang berada disekitarnya. Si Kecil yang masih beberapa bulan, pada umumnya mereka masih suka menggerakkan tangannya tidak beraturan. Hal ini sangat riskan melukai wajahnya. Diapun tentunya belum memahami bahwa sentuhan tangan diwajahnya dapat melukainya. So, kita sebagai orang tua, harus melakukan tindakan dan mencegah hal – hal tersebut terjadi. Untuk itulah dibutuhkan perawatan kuku Si Kecil, namun itu juga menimbulkan masalah tersendiri. <span id="more-168"></span>Pada diskusi kali ini, kita akan membahas tips – tips dalam merawat kuku Si Kecil dan permasalahan seputarnya.</p>
<p>Kelihatannya permasalahan kecil, namun hal ini menjadi hal yang luar biasa sulit tatkala yang menghadapi adalah pasangan muda, yang notabene ini adalah pengalaman pertama mereka menghadapi ini. Jika tidak dipotong, kuku Si Kecil yang cukup tajam itu akan membahayakan bagi tubuhnya tetapi jika dipotong timbul ke khawatiran akan melukainya.</p>
<div id="attachment_169" class="wp-caption alignright" style="width: 250px"><img class="size-full wp-image-169" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/11/merawat-kuku-sikecil.jpg" alt="Merawat Kuku Si Kecil" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">Merawat Kuku Si Kecil</p></div>
<p>Nah, dari segala permasalahan dan keharusan untuk merawat kuku Si Kecil, maka kita membutuhkan kiat – kiat khusus dalam merawat kuku Si Kecil. Ada beberapa orang yang memiliki kiat – kiat khusus yang berbeda – beda, berikut adalah tips – tips yang umum dilakukan oleh para orang tua dalam memotong dan merawat kuku Si Kecil.</p>
<ol>
<li>Ada beberapa orang tua, memotong kuku Si      Kecil sesaat setelah mandi. Alasannya, kuku Si Kecil sehabis mandi akan      lebih lumbut, sehingga lebih mudah untuk dipotong.</li>
<li>Jika Si Kecil sudah      mulai besar, dia akan cenderung aktif bergerak. Untuk memotong kuku Si      Kecil kita membutuhkan partner, bisa jadi suami / istri. Sang partner      dapat mengalihkan perhatikan Si Kecil dan tidak selalu memotong tangannya      ketika kita sedang memotong kukunya.</li>
<li>Jika kita khawatir      dengan gerakan Si Kecil, beberapa orang tua memilih memotong kuku Si Kecil      saat ia sedang tidur. Jika hal ini       yang kita lakukan, pastikan Si Kecil sedang tidur pulas. Jika      tidak, ia akan reflect menarik tangannya ketika kita sedang memotong      kukunya.</li>
<li>Untuk mengurangi      resiko kemungkinan kita melukai jarinya, tekan daging di bawah kuku  saat kita memotong kukunya.</li>
<li>Pergunakan gunting      kuku khusus untuk bayi, pada umumnya ujungnya bulat dan tidak terlalu      tajam sehingga tidak berpotensi mencederai.</li>
<li>Ajaklah Si Kecil      berbicara dan berinteraksi untuk mengurangi ketegangan pada kita dan Si      Kecil saat memotong kuku.</li>
<li>Lakukan perawatan kuku      Si Kecil minimum 1 minggu sekali, karena kuku Si Kecil cepat tumbuh dan      panjang.</li>
<li>Gunting yang akan      digunakan, sebaiknya bersihkan dengan kapas yang dibasahi alcohol 70%.</li>
<li>Sebaiknya tidak      memotong habis kuku Si Kecil, sisakan 1 mm dan kemudian haluskan ujung      kukunya dengan emery board.</li>
<li>Jangan menggunakan      benda tajam untuk membersihkan ujung kuku, gunakanlah cotton bud yang      dibasahi.</li>
</ol>
<p>Walaupun sudah hati – hati, terkadang kita melukai jari Si Kecil saat memotong kuku karena suatu hal. Jika hal ini terjadi, jangan panik karena hampir setiap orang tua pernah melakukan kesalahan ini. Segera ambil kapas yang dibasahi alkohol 70% dan tekan luka yang timbul, maka beberapa saat kemudian darah yang  keluar akan berhenti. Luka yang timbul jangan ditutup atau dibalut, karena justru akan memperlambat penyembuhan luka.</p>
<p>Jika anda memiliki saran dan kritik atau tips – tips yang belum ada pada uraian diatas, mohon komentarnya untuk menyempurnakan tulisan diatas. Selamat mengasuh Si Kecil sang buah hati.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/cara-efektif-menjalin-kedekatan-dengan-si-kecil.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cara Efektif Menjalin Kedekatan dengan Si Kecil'>Cara Efektif Menjalin Kedekatan dengan Si Kecil</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-merawat-kuku-si-kecil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 10:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Menangis]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Seiring dengan berjalannya waktu dan kebersamaan dengan si kecil, akhirnya kita bisa mengerti pola dan karakterisktik dari bayi kita. Begitu pula dengan tangisannya, kita akan segera mengetahui mengapa ia  menangis dan apa yang dibutuhkannya. Lihat secara detail apa – apa yang mungkin menjadi penyebab bayi menangis pada diskusi sebelumnya.
Ada beberapa tips yang umum dilakukan oleh [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi'>Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Trik Menidurkan Bayi'>Tips dan Trik Menidurkan Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi'>Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seiring dengan berjalannya waktu dan kebersamaan dengan si kecil, akhirnya kita bisa mengerti pola dan karakterisktik dari bayi kita. Begitu pula dengan tangisannya, kita akan segera mengetahui mengapa ia  menangis dan apa yang dibutuhkannya. Lihat secara detail apa – apa yang mungkin menjadi <a href="http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html" target="_blank">penyebab bayi menangis pada diskusi sebelumnya</a>.</p>
<p>Ada beberapa tips yang umum dilakukan oleh orang tua untuk menangani dan menenangkan bayi tatkala ia menangis. Disini akan mencoba menguraikan tips – tips umum yang biasa dilakukan untuk mengatasi tangisan si kecil.<span id="more-70"></span></p>
<ol>
<li><strong>Bayi yang baru lahir senang dalam lingkungan yang hangat </strong>sebagaimana lingkungan ketika ia masih dalam rahim. Maka salah satu cara yang nyaman baginya dan cara yang efektif untuk menenangkan ketika ia menangis adalah membungkus ( gedong ) dan mendekapnya.</li>
<li>Banyak para peneliti dan ilmuwan yang telah menemukan dan membuktikan bahwa <strong>musik adalah salah satu cara yang dapat menenangkan dan membuat bayi merasa nyaman</strong>. Bayi sejak didalam rahim telah terbiasa mendengar degup jantung sang ibu, alasan ini pulalah mengapa bayi merasa tenang dan nyaman dalam dekapan sang ibu.</li>
<li>Mengayun dan menggoyangnya dengan perlahan dan lembut merupakan salah satu tehnik yang dapat digunakan untuk menenangkan bayi yang sedang menangis. Cara yang kita  tempuh dapat dengan menggendongnya, menaruhnya dalam kursi goyang, menaruhnya dalam ayunan atau membawanya berjalan – jalan dengan kereta bayi.</li>
<li><strong>Memijat dan mengusapnya dengan penuh perhatian dan perasaan merupakan salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk menenangkan bayi yang sedang menangis</strong>. Jangan takut bahwa kita tidak mengatahui tehnik memijat yang benar, yang terpenting adalah perasaan kita dan lakukan dengan lembut dan perlahan, khususnya pada daerah dada dan punggung serta perut.</li>
<li>Ada hal yang mungkin tidak masuk akal kita, bahwa dengan <strong>menghisap bayi akan merasa nyaman dan tenang</strong>. Biarkan bila dia mengisap jarinya ( pastikan dalam kondisi bersih ) , karena pada sebagian bayi, dengan mengisap jari dapat menstabilkan denyut jantung dan menenangkannya.</li>
</ol>
<div id="attachment_71" class="wp-caption aligncenter" style="width: 346px"><img class="size-full wp-image-71" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/11/menenangkan_bayi.jpg" alt="Menenangkan Bayi" width="336" height="416" /><p class="wp-caption-text">Menenangkan Bayi</p></div>
<p>Terkadang kita sebagai orang tua frustasi karena tidak dapat menenangkan bayi yang sedang menangis. Terpenting yang kita lakukan adalah jangan panik dan perhatikan permasalahan sebagaimana diuraikan pada <a href="http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html" target="_blank">diskusi sebelumnya</a>. Praktek-kan dan pahami tips – tips diatas, dan perhatikan reaksi dari si kecil.</p>
<p>Ada kalanya bayi tidak merasa nyaman dalam dekapan kita dan menolak kontak fisik dengan orang tuanya. Coba baringkan dan tatap wajahnya, karena pada umumnya bayi sangat menyukai kontak mata dengan orang tua dan sangat suka memperhatikan wajah sang ibu. Cobalah untuk berkomunikasi dan memberikan kasih sayang dalam ekspresi wajah kita.</p>
<p>Selamat mengeksplorasi tingkah laku si kecil …</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi'>Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Trik Menidurkan Bayi'>Tips dan Trik Menidurkan Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi'>Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia dan Alasan di Balik Tangisan Bayi</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 10:13:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Menangis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Kami pernah merasa kebingungan tatkala si kecil menangis. Apakah gerangan rahasia dan alasan serta sebab mengapa si kecil menangis ..? Si Kecil adalah anak pertama kami saat itu, dan merupakan pengalaman pertama kami menimang bayi. Sudah pasti, kami kekurangan pengetahuan untuk itu, apalagi hal itu diluar dari perkiraan hal yang harus kami persiapkan dan kami [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis'>Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Trik Menidurkan Bayi'>Tips dan Trik Menidurkan Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi'>Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kami pernah merasa kebingungan tatkala si kecil menangis. Apakah gerangan rahasia dan alasan serta sebab mengapa si kecil menangis ..? Si Kecil adalah anak pertama kami saat itu, dan merupakan pengalaman pertama kami menimang bayi. Sudah pasti, kami kekurangan pengetahuan untuk itu, apalagi hal itu diluar dari perkiraan hal yang harus kami persiapkan dan kami ketahui. Ternyata, hal yang kami anggap sepele, vital bagi kami dalam merawat dan mengerti bagaimana si kecil berperilaku. Mungkin hal yang kami alami tersebut juga dialami pasangan muda lainnya. Maka yang terpenting kita tidak perlu panik dan persiapkan diri, baik mental ( yang meliputi pengetahuan tentang bayi ) dan material. Ringkasan singkat ini mungkin akan berguna bagi pasangan muda lain, agar kita sebagai orang tua memahami betul bentuk komunikasi si kecil dengan orang sekelilingnya.<span id="more-65"></span></p>
<p>Menangis adalah salah satu cara bagi si kecil berkomunikasi terhadap keluhan dan permintaan serta memberitahukan kondisinya pada orang disekitarnya.  Walaupun tanpa sepatah kata, si kecil berusaha menyampaikan, berbicara dan berkomunikasi dengan cara menangis. Jadi menangis adalah wajar dan hal yang harus kita cari tahu alasannya. Dengan mengetahui alasan dan mengapa si kecil  menangis, berarti kita telah berhasil mengerti dan mampu menangkap cara si kecil berkomunikasi.</p>
<div id="attachment_66" class="wp-caption aligncenter" style="width: 411px"><img class="size-full wp-image-66" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/11/bayi_menangis.png" alt="Rahasia dan Alasan Bayi Menangis" width="401" height="478" /><p class="wp-caption-text">Rahasia dan Alasan Bayi Menangis</p></div>
<p>Bayi belum dapat berkomunikasi secara verbal dan hal  itu menyebabkan banyak orang tua yang khawatir, ada apa dan mengapa si kecil menangis. Seiring berjalannya waktu, dengan memperhatikan dan mengamati perilaku si kecil, orang tua akan berhasil mengerti apa yang dikomunikasikan dan mengetahui apa yang dibutuhkannya. Berikut adalah alasan umum mengapa si kecil menangis, lihat detailnya pada uraian dibawah.</p>
<ol>
<li>Alasan klasik yang umum ketika bayi menangis adalah <strong>lapar</strong>. Tanda – tanda bayi yang menangis karena lapar adalah ia nampak gelisah, membuka mulutnya dan mengisap jari serta mencoba memegang payudara ketika sang ibu menggendongnya. Jika hal ini terjadi, segera susui sang bayi sebelum tangisannya menjadi. Mungkin ia tidak akan langsung berhenti menangis, biarkan ia terus menyusu dan tangisannya akan berangsur berhenti begitu ia mulai merasa kenyang.</li>
<li>Alasan umum lainnya mengapa bayi menangis adalah ia <strong>meminta popoknya diganti</strong> karena merasa tidak nyaman. Untuk itu segeralah periksa kemungkinan ada masalah dengan popoknya baik itu basah karena pipis atau karena buang air besar. Hal terkadang tidak bermasalah bagi sebagian bayi yang lain. Ada beberapa bayi yang tidak menangis ketika ada masalah dengan popoknya tatkala ia pipis atau buang air besar.</li>
<li>Alasan lain bayi menangis adalah ia merasa <strong>kepanasan atau kedinginan</strong>. Bayi ketika baru lahir ia akan membutuhkan kehangatan, karena ia sudah berbiasa dilingkungan yang hangat ketika dalam rahim. Ciri utama ketikan si kecil menangis karena kedinginan, ia akan menangis dan mengekspresikannya ketika kita berusaha melepas pakaiannya. Hal ini juga terjadi ketika ia merasa kepanasan, pastikan suhu dan lingkungan si kecil pada suhu yang nyaman.</li>
<li>Alasan lain mengapa bayi menangis adalah karena ia <strong>kangen dan ingin dalam gendongan ibunya</strong> atau orang yang dikenalinya. Bayi mengenali ibunya / orang tuanya dengan mengenali degup jantung dan baunya atau menciup bayi ASI ibunya. Pastikan ketika ia menangis, sang ibu mengendong dan mendekapnya sehingga ia mampu mengenali dan merasa nyaman dalam dekapan sang ibu.</li>
<li><strong>Lelah</strong> adalah alasan lain bayi menangis. Ini mungkin hal yang diluar pengetahuan dan prediksi pasangan muda. Masak bayi yang masih kecil tahu lelah ..? Bayi memang butuh banyak perhatian, tetapi jika rangsangan yang ia terima terlalu banyak, ia juga akan merasa kewalahan dalam memprosesnya. Salah satu cara bagi dia untuk mengatakan cukup adalah dengan menangis. Cirinya, ia akan segera tenang setelah kita bawa ketempat yang agak sepi dan mendekap serta berusaha menidurkannya.</li>
<li>Bayi juga bisa <strong>merasakan kebosanan</strong>. Salah satu cara dia mengkomunikasikan dan mengekspresikannya adalah dengan tangisan. Segera gendong dan bawa berjalan – jalan sambil dendangkan nyanyian. Kalau memang karena kebosanan, ia akan segera tenang dan berhenti menangis.</li>
<li>Alasan lain jika pada hal – hal sebagaimana diatas tidak terjadi, adalah ia menangis karena <strong>sakit</strong>. Segera periksa suhu tubuhnya dan periksa dengan detail seluruh anggota tubuhnya. Seiring berjalannya waktu, pada akhirnya orang tua akan mampu membedakan tangisan si kecil ketika ia lapar / gelisah atau capek dengan ketika ia sakit.</li>
</ol>
<p>Jika kita menjumpai bayi sedang menangis, tidak perlu panik dan takut, itu kata orang tua dan psikolog anak serta DSA. Pastikan hal – hal diatas yang memungkinkan ia menangis. Dengan tenang kita dapat mengenali dan mengamati serta mengevaluasi mengapa si kecil menangis. Mari lebih mengenal bayi kita dengan cara mereka berkomunikasi, menangis. Sampai si kecil dapat mengungkapkan apa yang ia inginkan dengan kalimat verbal.</p>
<p>Sumber :</p>
<ul>
<li>Diambil dan dirangkum dari berbagai sumber diantaranya : Baby Care Directory dan beberapa majalah keluarga.</li>
</ul>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis'>Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Trik Menidurkan Bayi'>Tips dan Trik Menidurkan Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi'>Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/rahasia-dan-alasan-di-balik-tangisan-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-rambu-%e2%80%93-rambu-menghukum-anak.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-rambu-%e2%80%93-rambu-menghukum-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 21:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[Punishment]]></category>
		<category><![CDATA[Rambu Rambu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Pada diskusi sebelumnya kita telah membahas bahwa hukuman yang salah dapat memiliki dampak negatif. Pada diskusi kali ini, kita akan mencoba mengeksplorasi tips dan trik serta rambu – rambu menghukum anak.
Kita pasti setuju, hukuman yang kita berikan haruslah efektif dan mendidik, agar kesalahan yang sama tidak akan terulang kembali. Disamping itu, agar hukuman yang kita [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/awas-hukuman-memiliki-dampak-negatif.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Awas, Hukuman Memiliki Dampak Negatif'>Awas, Hukuman Memiliki Dampak Negatif</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-membuat-anak-disiplin.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Membuat Anak Disiplin'>Tips Membuat Anak Disiplin</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya'>Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada diskusi sebelumnya kita telah membahas bahwa <a href="http://widyani.org/pola_asuh_anak/awas-hukuman-memiliki-dampak-negatif.html" target="_blank">hukuman yang salah dapat memiliki dampak negatif</a>. Pada diskusi kali ini, kita akan mencoba mengeksplorasi tips dan trik serta rambu – rambu menghukum anak.</p>
<p>Kita pasti setuju, hukuman yang kita berikan haruslah efektif dan mendidik, agar kesalahan yang sama tidak akan terulang kembali. <span id="more-49"></span>Disamping itu, agar hukuman yang kita berikan tidak kelewat ringan atau kelewat batas, kita harus memperhatikan rambu – rambu dalam memberikan hukuman. Yuk, kita simak apa kata para ahli :</p>
<ol>
<li>Kita harus menyesuaikan <strong>kadar hukuman</strong> dengan tingkat kesalahan yang telah diperbuat.</li>
<li><strong>Hukuman harus cukup signifikan</strong> dengan tingkat kesalahan, jadi Si Kecil akan sadar dan tahu konsekuensi yang akan diterima atas perbuatannya.</li>
<li>Kita harus <strong>konsisten</strong> dalam menetapkan aturan sehingga hukuman atas konsekuensi dalam melanggar aturan yang telah ditetapkan jelas dan tegas pada kondisi apapun. Misal, jika kita menerapkan aturan bahwa tidak boleh menonton televisi jika belum belajar dan mengerjakan PR, maka kita harus tegas pada kondisi apapun. Jangan melunakan hukuman hanya karena anak merengek.</li>
<li>Hukuman yang kita berikan <strong>tidak boleh berlebihan</strong>, ini hanya berdampak anak tidak dapat mengambil pelajaran atas hukuman yang diberikan dan merasa tidak adil sehingga memupuk keinginan memberontak.</li>
<li><strong>Menyakiti secara fisik adalah bukan hukuman yang tepat</strong> dalam memberikan motivasi, pengarahan dan pendidikan pada anak. Jika hal ini kita lakukan, Si Kecil akan sulit meninggalkan perbuatannya yang melanggar aturan.</li>
<li>Hal penting yang harus kita perhatikan, kita <strong>tidak boleh memberikan hukuman yang memalukan Si Kecil </strong>didepan umum. Hal ini dapat berdampak Si Kecil jadi rendah diri dan sementara alasan dan permasalahan Si Kecil dihukum tidak terselesaikan.</li>
<li>Hukuman yang diberikan pada Si Kecil <strong>harus focus pada kesalahan</strong> yang diperbuat dan tidak menyerang Si Kecil secara pribadi, seperti mengecap sebagai pemalas, nakal dan lain sebagainya.</li>
<li><strong>Hukuman harus bersifat konstruktif </strong>yang akan membuat Si Kecil menjadi lebih peka dan terbangkitkan hati nuraninya sehingga anak menjadi lebih paham dan mengerti mana perbuatan yang salah dan apa konsekuensi atas perbuatan yang salah.</li>
<li><strong>Komunikasikan hukuman yang kita berikan pada Si Kecil</strong>, sehingga Si Kecil akan mengetahui dengan persis alasannya dihukum dan tidak salah persepsi.</li>
<li><strong>Berikan reward</strong> atau penghargaan jika kita mendapati Si Kecil  berperilaku positif sehingga hukuman akan berjalan lebih efektif.</li>
</ol>
<div id="attachment_50" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-50" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/10/parenting_guide.gif" alt="Panduan Mengasuh Anak" width="300" height="300" /><p class="wp-caption-text">Panduan Mengasuh Anak</p></div>
<p>Dengan memperhatikan rambu – rambu diatas, kita akan lebih peka dan tepat dalam memberikan hukuman. Sehingga kita akan terhindar dan dapat membedakan antara menghukum dan melampiaskan kemarahan. Apapun yang terjadi, kita sebagai orang tua tidak boleh emosi dalam menghadapi perilaku anak.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/awas-hukuman-memiliki-dampak-negatif.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Awas, Hukuman Memiliki Dampak Negatif'>Awas, Hukuman Memiliki Dampak Negatif</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-membuat-anak-disiplin.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Membuat Anak Disiplin'>Tips Membuat Anak Disiplin</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya'>Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-rambu-%e2%80%93-rambu-menghukum-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awas, Hukuman Memiliki Dampak Negatif</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/awas-hukuman-memiliki-dampak-negatif.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/awas-hukuman-memiliki-dampak-negatif.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 21:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bunda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[Punishment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang tua yang terjebak pada tindakan menghukum Si Kecil karena ego dan jengkel serta merasa tak mampu mengatasi perilaku Si Kecil. Kenalkan konsep bahwa Si Kecil tidak pernah salah jika kita mengajarinya dengan benar. Sabar dan sabar, itu mungkin kata yang harus ada dalam benak setiap orang tua.
Bagi yang memiliki usia anak usia batita, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-rambu-%e2%80%93-rambu-menghukum-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak'>Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang tua yang terjebak pada tindakan menghukum Si Kecil karena ego dan jengkel serta merasa tak mampu mengatasi perilaku Si Kecil. Kenalkan konsep bahwa Si Kecil tidak pernah salah jika kita mengajarinya dengan benar. Sabar dan sabar, itu mungkin kata yang harus ada dalam benak setiap orang tua.</p>
<p>Bagi yang memiliki usia anak usia batita, pasti akan merasakan bahwa inilah usia dimana Si Kecil suka menjadi pembangkang dan sulit untuk diarahkan. <span id="more-43"></span>Akibatnya, kita akan berusaha tegas ( menurut kita ), namun terjebak pada tindakan otoriter dan suka memberikan hukuman. Ingat, hukuman yang kita berikan harus merujuk pada tujuannya :</p>
<ol>
<li><strong>Hukuman harus bertujuan untuk menegakan aturan</strong>. Disini kita harus menerapkan aturan – aturan yang harus disosialisasikan kepada seluruh anggota keluarga dan akan menghukum siapa saja yang melanggar.</li>
<li><strong>Hukuman harus memiliki tujuan untuk mendidik</strong>. Disini hukuman diberikan tidak boleh memberikan kesan menghakimi yang melanggar tetapi memberikan pendidikan si pelanggar aturan dan mengenalkan mana yang salah dan betul.</li>
<li><strong>Hukuman harus memiliki motivasi atau semangat</strong> bahwa tindakah yang salah ( yang dilakukan Si Kecil ) harus diperbaiki dan tidak boleh diulangi kembali di kemudian hari.</li>
</ol>
<div id="attachment_44" class="wp-caption aligncenter" style="width: 262px"><img class="size-full wp-image-44" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/10/dampak_punishment.jpg" alt="Dampak Negatif Hukuman" width="252" height="218" /><p class="wp-caption-text">Dampak Negatif Hukuman</p></div>
<p>Hati – hati, jika kita menghukum anak tanpa memperhatikan rambu – rambu dan tidak didasarkan atas tujuan menghukum akan memiliki dampak negative. Perhatikan dampak negatif yang mungkin akan terjadi berikut ini :</p>
<ol>
<li>Hukuman yang salah, dapat berdampak <strong>merusak konsep diri anak</strong>. Hati – hati jika kita mendapati anak kita minder dan takut melakukan sesuatu, bisa jadi ia menjadi korban dari hukuman yang salah. Ciri yang paling menonjol pada kasus ini, anak bawaannya takut dan tidak berani tampil serta takut salah. Ia tidak menemukan konsep dan nilai positif yang ada pada dirinya.</li>
<li>Ingat, masa batita adalah masa keemasan ( golden years ) dan masa pembentukan ( formative years ) yang tak mungkin terulang kembali. Jika hukuman yang diberikan salah dan penuh dengan larangan, maka Si Kecil akan <strong>terhambat dalam proses menjelajah, inisiatif dan mengeksplorasi rasa ingin tahunya</strong>. Waspadalah jika batita kita menjadi anak yang tidak mempunyai inisiatif dan tidak punya pendirian.</li>
<li>Hukuman yang salah juga akan berdampak Si Kecil menjadi <strong>anak yang konformis dan cenderung untuk selalu seragam dengan pendapat orang lain</strong>. Ia akan memiliki ketakutan untuk berbeda dengan orang lain.</li>
<li>Dampak lain pada hukuman yang salah, Si Kecil menjadi<strong> tidak kreatif </strong>sehingga potensinya tidak terealisir. Si Kecil akan takut untuk mencoba sesuatu karena dalam pikirannya sudah penuh dengan rambu – rambu larangan dan ancaman.</li>
</ol>
<p>Dengan memahami dan mengetahui dampak negative dari hukuman ( punishment ), kita sebagai orang tua akan lebih berhati – hati dan arif serta bijak ketika akan memberikan hukuman pada anak. Sebenarnya secara  konsep, hukuman / punishment bukan cara atau mekanisme yang paling baik dalam mendidik. Mengajak anak bicara dan membuatnya mengerti adalah mekanisme terbaik dalam mendidik dan menegakkan disiplin pada anak, lihat secara detail bagaimana <a href="http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-membuat-anak-disiplin.html" target="_blank">cara yang bijak dalam menegakkan disiplin pada anak</a>.</p>
<p>Yang perlu kita ingat, jika anak kita sudah terbiasa kita berikan reasoning yang cukup dan sedari awal sering kita ajak bicara, memberikan hukuman tidak akan perlu kita berikan. Jika dasar ini telah kita berikan sedini mungkin, sampai dewasa anak akan mudah menyadari kesalahannya dan mengaku dengan sendirinya tanpa harus diancam dengan hukuman. Pada tahap ini kesadaran telah timbul pada anak.</p>
<p>Selamat mengeksplorasi dan memahami anak kita. Tetap semangat untuk saling berbagi demi meningkatkan kualitas hidup keluarga kita. Please, komentarnya ya sebagai saran dan kritik.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-rambu-%e2%80%93-rambu-menghukum-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak'>Tips dan Rambu – Rambu Menghukum Anak</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/awas-hukuman-memiliki-dampak-negatif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Efektif Menjalin Kedekatan dengan Si Kecil</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/cara-efektif-menjalin-kedekatan-dengan-si-kecil.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/cara-efektif-menjalin-kedekatan-dengan-si-kecil.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 19:06:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Merawat Si Kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Seorang ayah dengan aktifitas dan rutinitasnya yang mayoritas berada diluar rumah, kedekatan hubungannya dengan si kecil tidaklah seperti seorang ibu. Seorang ibu akan cenderung dekat dengan Si Kecil semenjak hadir dalam rahimnya. Waktu yang terbatas, juga menjadi permasalahan tersendiri bagi seorang ayah dalam menjalin kedekatan dengan Si Kecil. Pada umumnya seorang ayah berangkat kerja ketika [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-merawat-kuku-si-kecil.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Merawat Kuku Si Kecil'>Tips Merawat Kuku Si Kecil</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/jangan-panik-konflik-dengan-teman-ada-manfaatnya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya'>Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya'>Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang ayah dengan aktifitas dan rutinitasnya yang mayoritas berada diluar rumah, kedekatan hubungannya dengan si kecil tidaklah seperti seorang ibu. Seorang ibu akan cenderung dekat dengan Si Kecil semenjak hadir dalam rahimnya. Waktu yang terbatas, juga menjadi permasalahan tersendiri bagi seorang ayah dalam menjalin kedekatan dengan Si Kecil. Pada umumnya seorang ayah berangkat kerja ketika Si Kecil masih tidur dan pulang kerja setelah Si Kecil pulas dalam buaian mimpi. Oleh karenanya diperlukan suatu aksi yang nyata dan efektif bagi seorang ayah dalam memanfaatkan waktunya yang terbatas untuk membina hubungan dengan Si Kecil.<span id="more-26"></span></p>
<p>Sekecil apapun waktu yang tersisa disela – sela kesibukannya, harus dimanfaatkan dengan benar oleh seorang ayah. Jangan menunggu Si Kecil berumur sekian bulan …, yang baginya merasa aman untuk bermain dengan Si Kecil. Semakin dini hubungan terjalin, semakin baik bagi perkembangan hubungan dengan Si Kecil dan perkembangan mentalnya. Ingat, kasih sayang yang lengkap dari kedua orang tua dan lingkungan sekitarnya akan menjadi bekal yang tiada ternilai bagi Si Kecil dalam menapaki masa depannya.</p>
<div id="attachment_27" class="wp-caption aligncenter" style="width: 298px"><img class="size-full wp-image-27" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/10/parenting.jpg" alt="Menjalin kedekatan dengan buah hati" width="288" height="417" /><p class="wp-caption-text">Menjalin kedekatan dengan buah hati</p></div>
<p>Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan, yang cukup efektif untuk memperkuat hubungan dengan Si Kecil :</p>
<ol>
<li>Manfaatkan peluang      sekecil apapun untuk bermain dengan Si Kecil. Bisa jadi disela – sela sang      ibu mempersiapkan keperluan mandinya, misalnya. Jangan ragu untuk mengajaknya      bercengkerama, karena itu akan membuat Si Kecil merasa nyaman.</li>
<li>Si Kecil adalah      pengamat yang ulung, maka usahakan melakukan kontak mata dengan Si Kecil      ketika mengajaknya bermain. Si Kecil paling suka mengamati wajah orang      berjam – jam. Sebagaimana kita tahu, mata dapat mewakili ribuan kata dan      ungkapan perasaan kita yang paling jujur. Ekpresikan kasih sayang anda      ketika sedang menatapnya.</li>
<li>Sentuhan kontak fisik      sang ayah dengan Si Kecil akan sangat penting. Lakukan segera semenjak ia      dilahirkan. Sebagai ungkapan perkenalan dan memberikan kehangatan ketika      sang ayah menyentuhnya. Lebih baik lagi bila sang ayah mampu dan mau      belajar memijat, akan menjadi nilai plus yang sangat bagus dalam menjalin      kedekatan dengan Si Kecil.</li>
<li>Ada satu hal yang      terkadang dilupakan orang tua, bahwa suara kedua orang tua adalah suara      termedu dan terindah bagi Si Kecil daripada mainan disekitarnya.Biar suara      kita sumbang, tetaplah bersenandung untuk Si Kecil, ditelinganya suara      orang tua adalah terindah dan merdu serta mampu memberikan kenyamanan      tersendiri bagi Si Kecil. Si Kecil lebih mengerti ungkapan rasa cinta kita      sebagai orang tua, maka jangan malu untuk bersenandung ketika bermain      dengannya.</li>
<li>Anugerah yang luar      biasa diberikan oleh Allah SWT, adalah perasaan jatuh hati pada Si Kecil      begitu kita mengetahui kehadirannya. So, mulailah menjadi bagian dari      hidupnya sejak dini tanpa harus menunggu ketika ia sudah besar dan      mengerti harapan kita.</li>
</ol>
<p>Ada hal yang terkadang terjadi pada beberapa orang tua, sang ayah seakan berkompetisi dengan  sang ibu dalam merawat dan menjalin hubungan dengan Si Kecil. Jangan frustasi ketika Si Kecil tak kunjung lengket dengan kita sebagai ayah. Libatkan selalu diri kita dalam merawat Si Kecil, seiring berjalannya waktu Si Kecil akan mengerti perhatian dan kasih sayang kita.</p>
<p>Sumber :</p>
<ul>
<li>Diambil dari beberapa sumber dan saran serta nasihat berbagai pihak, seperti buku baby care, nasihat orang tua dan parenting guide.</li>
</ul>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-merawat-kuku-si-kecil.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Merawat Kuku Si Kecil'>Tips Merawat Kuku Si Kecil</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/jangan-panik-konflik-dengan-teman-ada-manfaatnya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya'>Jangan Panik, Konflik dengan Teman ada Manfaatnya</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dalam-menghadapi-anak-yang-konflik-dengan-temannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya'>Tips dalam Menghadapi Anak yang Konflik dengan Temannya</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/cara-efektif-menjalin-kedekatan-dengan-si-kecil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Tradisional Atasi Hidung Tersumbat pada Bayi</title>
		<link>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html</link>
		<comments>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 08:51:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ayah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pola Asuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Hidung Tersumbat]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Tradisional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widyani.org/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Pada cuaca yang kurang bersahabat seperti akhir – akhir ini, dengan kondisi tubuh tidak fit memudahkan flu menyerang. Suhu udara yang panas dan debu yang berterbangan, dengan suka  minuman dingin / es akan semakin memicu kita terserang flu. Badan demam, batuk dan disertai pilek, semakin menjadi – jadi. Kita yang dewasa, cukup kerepotan dengan gejala  [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/obat-tradisional/ramuan-tradisional-atasi-batuk-dan-pilek.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramuan Tradisional Atasi Batuk dan Pilek'>Ramuan Tradisional Atasi Batuk dan Pilek</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Trik Menidurkan Bayi'>Tips dan Trik Menidurkan Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis'>Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada cuaca yang kurang bersahabat seperti akhir – akhir ini, dengan kondisi tubuh tidak fit memudahkan flu menyerang. Suhu udara yang panas dan debu yang berterbangan, dengan suka  minuman dingin / es akan semakin memicu kita terserang flu. Badan demam, batuk dan disertai pilek, semakin menjadi – jadi. Kita yang dewasa, cukup kerepotan dengan gejala  flu, bagaimana dengan yang bayi…?</p>
<p>Terkadang tidak cukup ke dokter, ketika sikecil terserang flu dengan disertai pilek. Si kecil akan rewel dan susah tidur karena badannya yang  ngilu serta hidungnya yang tersumbat. <span id="more-22"></span>Obat dari dokter tidak seketika menyembuhkannya. So,.. kita harus punya cara untuk membuatnya nyaman, sehingga dapat beristirahat dengan tenang. Dengan demikian kondisi tubuhnya akan cepat fit dan pulih kembali.</p>
<div id="attachment_23" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-23" src="http://widyani.org/wp-content/uploads/2009/10/hidung_tersumbat-300x200.jpg" alt="Hidung Tersumbat pada bayi" width="300" height="200" /><p class="wp-caption-text">Hidung Tersumbat pada bayi</p></div>
<p>Ada beberapa tips untuk membuat si kecil nyaman saat terserang flu, diantaranya langkah – langkah dibawah yang umum kami lakukan.</p>
<ol>
<li>Ketika hidung si kecil      tersumbat karena pilek, usahakan si kecil tidur pada posisi miring.      Langkah ini efektif jika yang hidung yang tersumbat sebelah ( bukan dua –      duanya ), jadi jika lubang hidung kiri yang tersumbat maka miring ke kanan      dan begitu sebaliknya.</li>
<li>Usahakan si kecil      tidur dengan menggunakan bantal yang lebih tinggi dari posisi badannya.</li>
<li>Mengoleskan balsem      khusus baby ( kami lebih suka pada balsem Transpulmin BB ), pada punggung      dan dada sambil dipijat ringan. Si kecil Alen, sangat nyaman jika dipijat      sambil diolesi balsem Transpulmin BB pada dada dan punggungnya.</li>
<li>Tidak menggunakan AC      pada suhu rendah pada saat tidur.</li>
<li>Memberikan uap air      panas yang telah ditetesi minyak telon akan membantu melegakan hidung si      kecil yang tersumbat. Ada      cara yang hampir sama, adalah menciptakan udara yang lembab dikamar dengan      menaruh air panas dalam ember pada pojok ruangan yang telah ditetesi      minyak telon dan biarkan si kecil menghirup udara lembab yang telah      bercampur dengan minyak telon.</li>
<li>Memberikan pijatan      ringan pada daerah T ( atas hidung dan alis ), dengan menggunakan minyak telon      ( ada sebagian orang yang menambah dengan bumbu rempah pala ), juga akan      membantu melegakan hidung si kecil yang tersumbat.</li>
<li>Memandikan dengan air      hangat dan menjemurnya dipanas matahari pagi.</li>
<li>Bersihkan hidung si      kecil yang beringus dengan menggunakan penyedot ingus ( nasal aspirator )      khusus untuk bayi. Pastikan sebelumnya bersihkan ujungnya dengan tisu yang      dibasahi alcohol 70%. Jangan terlalu dalam dan lakukan dengan lembut agar      tidak mengiritasi hidung si kecil.</li>
</ol>
<p>Ada beberapa temen yang biasa menggunakan inhaler untuk membantu melegakan hidung yang tersumbat, namun dari beberapa artikel dan konsultasi sama DSA ( dokter spesialis anak ) pemakaian inhaler yang terlalu sering tidak baik. Hal tersebut dapat membuat konka hidung menjadi mengecil terus menerus dan merusak sel – sel didalam rongga hidung, katanya. Ada lagi cara yang umum juga dipakai adalah pemberian larutan nasal NaCl, ( brand : Breathy ) yang diteteskan ke lubang hidung. Hal tersebut juga pernah kami konsultasikan ke DSA dan tidak dianjurkan karena juga ada efek sampingnya. So, cara tradisional diataslah kami rasa yang relative aman bagi si kecil. Smoga dapat membantu … mari berbagi dan sharing informasi untuk membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga kita. Seperti biasa, saran dan kritik sangat diharapkan, berikan komentar ya ..</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://widyani.org/obat-tradisional/ramuan-tradisional-atasi-batuk-dan-pilek.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ramuan Tradisional Atasi Batuk dan Pilek'>Ramuan Tradisional Atasi Batuk dan Pilek</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-dan-trik-menidurkan-bayi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips dan Trik Menidurkan Bayi'>Tips dan Trik Menidurkan Bayi</a></li><li><a href='http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-menangani-dan-menenangkan-bayi-yang-menangis.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis'>Tips Menangani dan Menenangkan Bayi yang Menangis</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widyani.org/pola_asuh_anak/tips-tradisional-atasi-hidung-tersumbat-pada-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

